Jumat, 11 Mei 2012

Profil Bondan & Fade 2 Black

Bondan Prakoso (lahir 8 Mei 1984; umur 28 tahun) adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik pada tahun 80-an. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. Kini ia membentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black.



Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya.
Ditahun 1999, Bondan membentuk band Funky Kopral , sebagai bassist, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik.
Sayang, setelah album ketiga dirilis, ia mengundurkan diri dari Funky Kopral. Hingga ditahun 2005 ia memebentuk band baru bernamaBondan Prakoso & Fade 2 Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.




Sebelumnya, ditahun 2006 Bondan bersama 12 orang pemain bass dari berbagai band di Indonesia seperti Thomas "GIGI"Rindra "Padi", Bongky "BIP", Adam Sheila on 7 dan bassis Indonesia lainnya diganjar penghargaan oleh MURI untuk penghargaan Penampilan Bassis terbanyak dalam satu panggung.

Selasa, 01 Mei 2012

MY SLOGAN

music is life to me. and not something disturbing

Profil Glory Of Love



Band ini terbentuk pada awal tahun 2002, karena memilliki hobi yang sama yaitu bermain skateboard. Yang berawal dari diskusi tentang favorit musik masing-masing, dan ternyata selera musik tiap anggota memiliki persamaan. Semenjak itu, kami berniat membentuk sebuah band dengan nama Glory of Love yang diambil dari judul lagu band favorit kami New Found Glory. Dengan formasi awal sebagai berikut:
- Ivan : Lead Vocals dan Guitar
- Egi : Lead Guitar
- Herli : Bass dan Backing Vocals
- Boy : Drums

Pada pertengahan tahun 2004, terjadi pergantian drummer dan lead guitarist yang akhirnya diisi oleh Boriz sebagai drummer dan additional lead guitarist Billy (guitarist Kontrasosial) atau Rangga (guitarist Rocabis). Karena kesibukan tiap additional player lead guitar, kami berniat untuk mencari player lead guitar yang tetap, maka kami mengangkat Sui yang awalnya guitarist Lost in Silence menjadi player tetap lead guitarist pada Maret 2006.
Sehingga formasi player Glory of Love berubah menjadi:
- Ivan : Lead Vocals dan Guitar
- Sui : Lead Guitar
- Herli : Bass dan Backing Vocals
- Boriz : Drums
Di formasi ini akhirnya setelah 6 tahun berdiri, tepatnya bulan Juni 2008, Glory of Love merilis album perdananya yang diberi judul “PEMBUKTIAN”..yang sekarang ini masih beredar di distro2 favorit kamu.
Sangat disayangkan pada saat hari jadi Glory of Love yang ke-7, tanggal 14 Februari 2009, Sui (Lead Guitarist) menyatakan dirinya resign dikarenakan dia lebih memilih bekerja di Jakarta.
Jadi sekarang ini kita tinggal bertiga. Untuk posisi Lead Guitarist sementara ini diisi oleh Igo atau Nanda sebagai Additional Player.

Profile Alone At Last



Band asal Bandung beraliran emo Alone At Last meluncurkan debut album mereka yang berjudul JIWA. Bertempat di Common Room yang jatuh pada hari Senin, 24 Maret 2008 yang dihadiri oleh berbagai kalangan media. Alone At Last memperkenalkan lagu-lagu dari album terbaru mereka yang dihadiri lengkap oleh semua personil, yaitu Yas, Ucay, Ubey, dan Athink.
Didampingi juga oleh produser mereka Andhika yang juga turut menyumbangkan suara pada album ini. Mereka (Alone At Last) menceritakan proses berjalannya album ini mulai dari pembuatan, recording, mixing, mastering, duplicating, dan packagingnya karena sempat terjadi pergantian personil pada posisi gitar. Seperti yang kita tahu pada album E.P terdahulu Sendiri vs Dunia, posisi gitar diwakili oleh Indra dan Bahe.
Namun Indra melanjutkan studi di Australia dan digantikan oleh Ucay, sedangkan Bahe keluar di saat proses rekaman berlangsung.
Dengan jumlah personil yang tinggal berempat, dan David sebagai additional guitar serta dibantu juga oleh beberapa musisi dan teman-teman yang menyumbangkan suara, sepertAdi Gembel, Ucay ROCKET ROCKER, Teguh, Tiara, dan teman-teman yang mengikuti audisi untuk menyumbangkan suaranya di album (Reza,Resa,Ifan,Kirma dan Rizky), Alone At Last mempersembahkan debut album mereka yang berjudul JIWA. Album ini terdiri dari 13 lagu yaitu:
1. Intro (A Letter From Mars )
2. Backhome
3. Muak untuk Memuja
4. Dear Love
5. S.H.M.I.L.Y.
6. Gadis Kecil Berbisa
7. Taman
8. Jiwa
9. Hold That Rope
10.I Fight All This Tears
11.Sekali Bernyawa
12.Road To E.P.
13.Me, Peace and War

Profile Superman Is Dead

Superman Is Dead (SID), didirikan di Bali pada tahun 1995 oleh Bobby Kool (lead vocal, guitar, graphic designer), Eka Rock (bass and backing vocal) dan Jrx (drummer). Tiga cowok ini menggemari Green Day dan NOFX, dan belakangan mereka lebih terpengaruh oleh musik punk 'n roll dari Supersuckers, Living End dan Social Distortion. 





Awalnya band mereka bernama Superman Silvergun, nama yang diambil dari lagu milik Stone Temple Pilot`s. Namun mereka memutuskan untuk ganti nama menjadi Superman Is Dead karena mereka yakin bahwa tak ada orang yang sempurna di dunia ini. 


SID sempat memproduksi tiga album secara independen, yaitu Case 15 (1997), Superman is Dead(1999) dan Bad Bad Bad (mini album, 6 tracks - 2002) sebelum bergabung dengan Sony-BMG Indonesia pada bulan Maret 2003.


Bersama Sony-BMG, SID sudah merilis empat album, yaitu Kuta Rock City (2003), The Hangover Decade (2004), Black Market Love (2006), dan Angel & The Outsiders (2009).


PRESTASI SID
  • August 2002, Openning Act Hoobastank, Hard Rock Hotel, Kuta, Bali
  • Superman Is Dead “Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
  • June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
  • Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
  • 2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
  • 2003, AMI Award “The Best New Artist”
  • 2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
  • 2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
  • 2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
  • 20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
  • April 2007, SID Opening Act for American Punk Rock Band NOFX at Hard Rock CafĂ©, Kuta, Bali.
  • Soundrenaline Sound of Change 2007 Jimbaran Bali, “Message of Change” Artist Nominee.
  • 17 June 2007, Guest Star Artist “Final Gudang Garam Rock Competition” Jakarta
  • October 2007, Superman Is Dead did an amazing Australian tour, 8 cities, 16 gigs, 33 days.
  • 150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
  • 50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
  • Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.
  • 2008, Openning Act MXPX Jakarta.
  • “SID as a New Icons of Bali”. Yak Magazine Maret, April, May 2008.

Profile Burgerkill

 

Ketika mereka masuk ke SONY MUSIC dan merilis album baru BERKARAT, ada beberapa kalangan yang menuduh BK berkhianat. Selama ini memang masih ada anggapa, major label dan indie label adalah "dua kubu" yang saling berseberangan. Lalu bagaimana tanggapan Ivan (vokalis), Ebenk (gitar), Agung (gitar), Andris (bas), dan Toto (dram) tentang tudingan itu. Lalu apa bedanya ketika masuk label besar dengan "masa-masa" ber-indie? Djoko Moernantyo dari TEMBANG.com mewawancarai secara khusus band yang personilnya memlih musik sebagai jalan hidup mereka.

Apa tanggapan kalian dengan tudingan sebagian komunitas scene underground sebagai pengkhianat, lantaran masuk ke label major?
Kalau dari kita, terserah bagaimana mereka menyikapi apa yang kami putuskan ini. Yang jelas, meski kami masuk ke label besar, kami masih diberi kebebasan untuk memilih warna musik kami. Kita dibebaskan untuk mengemas konsep musik, lirik, sampai konsep video klip.


MENDENGAR nama BURGERKILL, buat kamu yang biasa berkiprah di scene underground tentu bukan nama baru lagi. Maklumlah, band yang mengusung hardcore ini termasuk 'bangkotan' di kancah musik yang kerap dituding "menonjolkan kegelapan" itu. 

Lahir secara "iseng -iseng" (begitu kata Ebenk, gitaris) tahun 1995 di daerah Ujung Berung (daerah ini sering disebut Bandung Coret, karena berada di pinggiran -red), BK mengambil nama plesetan dari sebuah restoran di sekitar markas mereka. 

Mungkin awalnya hanya sebagai side project dari Ebenk yang sebelumnya sudah "terjun" di scene underground di Jakarta, sebelum meneruskan sekolah di Bandung. Cita-cita mereka berubah lebih serius ketika single mereka masuk di CD Kompilasi band-band Bandung garapan Richard Mutter (dramer PAS Band -red) bertajuk masaindahbangetsekalipisan tahun 1997.


Profile Band Closehead

Closehead dibentuk pada tanggal 18 Januari 1997 , bermula dari ide sekelompok anak muda penuh semangat yang menyukai musik yang beraliran Melodic Punk, maka terbentuklah sebuah band yang bernama Closehead. Pada awal terbentuknya Closehead, banyak dipengaruhi oleh band-band luar yang bergenre Melodic Punk seperti Not Available, MXPX, Blink 182, dan band lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, Closehead mulai menciptakan lagu-lagunya sendiri dengan harapan semua orang dapat menerima lagu-lagu yang mereka ciptakan. Dalam perkembangannya untuk menciptakan suatu band yang solid, Closehead banyak melakukan beberapa perombakan dalam segi formasi band. Terhitung selama kurang lebih 6 tahun telah, terjadi pergantian personil sebanyak 5 kali, yang membuat musikalitas mereka berkembang menuju titik yang solid. 







Setelah melalui berbagai perkembangan musik khususnya di kota Bandung dan tampil dalam berbagai event musik, Closehead mulai mencoba menampilkan warna musik mereka sendiri. Dan setelah mengikuti beberapa kompilasi yang bergenre Melodic Punk di Bandung, Closehead akhirnya menghasilkan sebuah mini album (EP) yang dirilis pada bulan Juli 2002 oleh My Own Deck Records dengan menampilkan 5 lagu andalannya. Dan di Bandung sendiri, lagu Closehead telah masuk dalam request line beberapa radio swasta terkemuka di Bandung, dan sebuah lagu Closehead yang bertitle ‘Eat My Holiday’ sempat menjadi top chart Indie di sebuah radio swasta terkemuka di kota Bandung. Pada pertengahan tahun 2007 Closehead mengeluarkan Split album bertitle “DiscoPunkHead”, dan sebuah singlenya berjudul “Berdiri Teman” kembali masuk top request line radio-radio swasta terkemuka di Bandung, hingga tahun 2008 ini single tersebut masih masuk top request radio-radio swasta bandung dan beberapa kota lainnya, dilanjutkan dengan Kompilasi Family Vol.1 Distro Linoleum dan Nu Buzz.1 Prambors 2008. Saat ini CloseHead sedang dalam proses pembuatan full Albumnya. Adapun visi dan misi Closehead sendiri adalah menjadikan musik sebagai suatu warna kehidupan yang mampu berperan sebagai pelengkap kebutuhan hidup manusia, menampilkan musik yang bisa diterima oleh semua kalangan serta mampu menghibur, khususnya kalangan muda yang banyak mengalami dinamika perkembangan zaman dan menampilkan performa terbaik bagi para pendengar Closehead baik dalam live stages maupun dalam karya musik (materi lagu) yang Closehead hasilkan.